The secret of smile for your business
Apa yang terlintas di benak anda jika saya menyebut President Barack obama ?
yang terlintas di benak saya adalah senyumannya yang khas.
Tapi di sini saya tidak akan membahas tentang orang nomor satu di USA ini,saya akan coba mengangkat satu hal yang terkadang luput dari pendalaman arti dan maknanya,padahal hal ini adalah yang sering kita lakukan sehari-hari,dan juga bisa menjadi penentu kesuksesan kita.
Alangkah senangnya perasaan ini jikalau melihat seseorang tersenyum kepada kita,perasaan nyaman dan senantias aman yang dirasakan,maka terciptalah sendi-sendi norma sosial, seperti ramah tamah,sopan santun,dan saling menghargai.
Seorang atasan akan lebih di hormati jika selalu bermurah senyum kepada bawahannya,senyum tidak akan mengurangi kewibawaannya,karyawan akan lebih loyal padanya dikarenakan dia adalah sosok pemimpin yang menyenangkan,dan mereka akan merasa nyaman bersamanya.
Seorang pedagang yang melayani pembelinya dengan senyuman akan membuat si pembeli terkesan dan bukan tidak mungkin akan kembali lagi di suatu saat dan menjadi pelanggannya.
Seseorang yang melakukan Direct selling yang menawarkan barang langsung kepada calon konsumen akan lebih di tanggapi calon pembeli jika di awali dengan senyuman,dari pada yang lebih mengutamakan trik atau kelihaian berbicara saja.
Dari beberapa contoh pernyataan di atas maka kita mengetahui apa yang menjadi awal sebuah kesuksesan,ya tentu saja "senyum".
Terkadang kita sering mengenyampingkan atau bahkan tidak pernah memperhatikan hal semacam ini,terlebih di dalam suatu komunitas atau sebuah organisasi perusahaan yang mana kesan ego dan persaingan semata yang di tonjolkan,tidak ada lagi norma persaingan sehat,tidak ada lagi yang namanya jiwa sportifitas.mungkin yang ada hanyalah "senyum simpul",senyum karena terpaksa,atau senyum karena tuntutan profesi.
Lantas di mana senyum ketulusan itu ?.senyum yang bisa mewakili kepribadian seseorang ?.
Jawabannya tentu ada dalam diri kita masing-masing,sejauh mana anda memahami tentang diri anda dan orang lain,dan sejauh mana persepsi anda mengenai tujuan-tujuan anda,kesuksesan diatas orang-orang yang simpati terhadap anda atau sukses di atas penderitaan orang lain sehingga antipati terhadap anda.
Pendekatan dari sisi psikologi bahwa senyuman itu adalah sebuah sinyal yang dipancarkan seseorang yang mengandung energi positip,dan sinyal itu akan di tangkap melalui indra visual seseorang yang akan ditransfer ke otak sehingga menimbulkan suatu reaksi yang membuat perasaan aman dan nyaman.maka bukan tidak mungkin orang akan merespon dan menanggapi kita dengan baik.
Seorang Aristoteles onasiss sukses dengan mengandalkan daya tarik pribadinya,kemampuannya untuk mendengarkan orang lain dan kepandaiannya untuk beradaptasi dengan berbagai golongan masyarakat.
"Jadikanlah senyum sebagai awai kesuksesan anda dan Jadikanlah senyuman di akhir puncak kesuksesan anda".
Seorang pedagang yang melayani pembelinya dengan senyuman akan membuat si pembeli terkesan dan bukan tidak mungkin akan kembali lagi di suatu saat dan menjadi pelanggannya.
Seseorang yang melakukan Direct selling yang menawarkan barang langsung kepada calon konsumen akan lebih di tanggapi calon pembeli jika di awali dengan senyuman,dari pada yang lebih mengutamakan trik atau kelihaian berbicara saja.
Dari beberapa contoh pernyataan di atas maka kita mengetahui apa yang menjadi awal sebuah kesuksesan,ya tentu saja "senyum".
Terkadang kita sering mengenyampingkan atau bahkan tidak pernah memperhatikan hal semacam ini,terlebih di dalam suatu komunitas atau sebuah organisasi perusahaan yang mana kesan ego dan persaingan semata yang di tonjolkan,tidak ada lagi norma persaingan sehat,tidak ada lagi yang namanya jiwa sportifitas.mungkin yang ada hanyalah "senyum simpul",senyum karena terpaksa,atau senyum karena tuntutan profesi.
Lantas di mana senyum ketulusan itu ?.senyum yang bisa mewakili kepribadian seseorang ?.
Jawabannya tentu ada dalam diri kita masing-masing,sejauh mana anda memahami tentang diri anda dan orang lain,dan sejauh mana persepsi anda mengenai tujuan-tujuan anda,kesuksesan diatas orang-orang yang simpati terhadap anda atau sukses di atas penderitaan orang lain sehingga antipati terhadap anda.
Pendekatan dari sisi psikologi bahwa senyuman itu adalah sebuah sinyal yang dipancarkan seseorang yang mengandung energi positip,dan sinyal itu akan di tangkap melalui indra visual seseorang yang akan ditransfer ke otak sehingga menimbulkan suatu reaksi yang membuat perasaan aman dan nyaman.maka bukan tidak mungkin orang akan merespon dan menanggapi kita dengan baik.
Seorang Aristoteles onasiss sukses dengan mengandalkan daya tarik pribadinya,kemampuannya untuk mendengarkan orang lain dan kepandaiannya untuk beradaptasi dengan berbagai golongan masyarakat.
"Jadikanlah senyum sebagai awai kesuksesan anda dan Jadikanlah senyuman di akhir puncak kesuksesan anda".

Tidak ada komentar:
Posting Komentar