Rabu, 25 Februari 2015

Siklus Hidup Finansial

                                   MEMAHAMI SIKLUS HIDUP FINANSIAL


Pentingnya Memahami Siklus Hidup Finansial Anda
Sejalan dengan berjalannya siklus kehidupan manusia mulai dari lahir sebagai bayi, balita,anak-anak, remaja, dewasa, orang tua sampai usia lanjut, maka berbagai pandangan dan kebutuhan finansial kita juga selalu berubah-rubah sesuai kondisinya. Contoh; saat seseorang berada di usia 30-an, kemungkinan sedang sangat menikmati masa mudanya, bekerja dengan giat,agresif dan penuh ambisi.namun seiringan dengan gaya hidup yang konsumtif dan bergulat dengan berbagai macam tagihan termasuk kartu kredit. Menjelang pensiun di usia sekitar 50-an, seseorang biasanya sedang berusaha keras memastikan sudah punya cukup uang untuk bisa melanjutkan hidupnya setelah tidak bekerja lagi dan menikmati masa tuanya.
Dalam kesempatan kali ini, marilah kita pelajari beberapa kunci-kunci keputusan finansial dalam tiap tahapan kehidupan manusia yang saya kira perlu untuk kita pahami dengan seksama. Mempelajari hal ini bertujuan untuk memudahkan pengambilan keputusan finansial, apa yang perlu atau sebaiknya tidak kita lakukan berkaitan dengan uang dari tiap tahapan kehidupan kita. Lebih dari manfaatnya bukan sekedar hanya untuk menambah pengetahuan kita sendiri, namun juga membantu memahami kebutuhan dan pandangan orang lain secara finansial, sesuai dengan kriteria usianya.
Karena penting sekali bagi kita untuk bisa sesekali menempatkan diri pada posisi orang lain secara finansial. Sebab suatu keputusan keuangan jarang sekali yang bisa berdiri sendiri, baik Anda yang masih lajang maupun sudah menikah, terlebih Anda mempunyai tanggungan atau justru Anda yang ditanggung.Selalu saja ada pengaruh serta kepentingan orang lain didalamnya.
Usia Sekolah Dasar sampai dengan lulus Perguruan Tinggi  S1 diusia 20-an.
Pada usia 6 sampai 18 tahun, umumnya orang masih berada di bangku sekolah pendidikan dasar dan seluruh biaya hidup ditanggung oleh orang tua. “Life is beautiful, with no responsibilities what so ever.. “ kirakira begitulah gambaran hidup seseorang pada masa kanak-kanak dan remajanya. Hanya saja memang tidak seindah kenyataannya jika berkaitan dengan uang. Anda tentunya tahu kan bagaimana pada jaman sekolah dulu, sulitnya meminta uang pada orang tua ? , Tidak.
Saat di Perguruan Tinggi, kebanyakan dari Anda mungkin masih di biayai orang tua, tapi pengaruh teman-teman, mengikuti trend atau mungkian memang terpaksa banyak juga dari Anda bahkan harus bekerja paruh waktu mencari penghasilan tambahan untuk tambahan ongkos kuliah. Dengan naiknya ongkos kuliah, transport dan buku-buku,memang agak sulit jika harus selalu mengandalkan orang tua.Lagipula mempunyai uang sendiri, kedengaran lebih terkesan bebas untuk menentukan pilihan dalam membelanjakan uang, juga sesekali mentraktir orang tua dan teman bisa jadi kebanggaan tersendiri. Asalkan bisa membagi waktu dengan jadwal kuliah yang harus segera diselesaikan, maka bekerja paruh waktu atau berusaha mendapatkan uang sendiri sambil kuliah tentunya bisa dilakukan. Bekerja sambil kuliah memang memanfaatkan waktu luang dengan positif, tentunya kita sedikit banyak bisa mempraktekkan apa yang dipelajari selama ini di sekolah.

Di usia 20-an
Anda mungkin juga masih ingin meneruskan sekolah sebab keinginan belajar juga masih mengebu-gebu. Beruntunglah jika orang tua bisa membantu Anda membayar biaya pendidikan, namun kemungkinan besar orang tua tidak bisa membantu terlalu banyak sebab jenjang pendidikan lanjutan setelah perguruan tinggi atau pendidikan advance learning yang setara jauh lebih mahal daripada pendidikan dasar di SD sampai SMA. Jadi untuk membayar biaya pendidikan lanjutan kemungkinan besar harus diusahakan sendiri. Bisa juga berusaha mendapatkan beasiswa untuk mensponsori biaya pendidikan Anda. Lain halnya jika Anda ingin mengambil pinjaman dengan tujuan membayar biaya pendidikan, beban biaya pendidikan akibatnya menjadi lebih berat,sebab Anda juga membayar bunga pinjamannya. Hanya jika Anda yakin bahwa manfaatnya jauh lebih besar daripada uang yang dihabiskan,maka mengeluarkan uang lebih banyak untuk melanjutkan sekolah Anda boleh saja dilakukan. Sebaliknya, jika hanya sebagai keinginan yang didorong mendapatkan cap prestisius tanpa usaha lebih lanjut untuk menggantikan uang yang habis tadi, maka pendidikan mungkin menjadi suatu hobi atau sarana rekreasi yang terlalu mahal dari segi keuangan,tenaga dan waktu yang sudah dikorbankan.

Masih ingatkah Anda saat mendapatkan gaji yang pertama ?
Penghasilan Anda belum terlalu besar saat ini karena itu mulailah membangun kebiasaan berbelanja dengan cara mengeluarkan uang sesuai dengan anggaran yang sudah direncanakan.
Pada masa ini biasanya orang masih malas menabung, tapi rajin belanja. Namun seberapapun penghasilan Anda, usahakanlah untuk selalu bisa menyisihkan uang secara rutin dari penghasilan Anda tiap bulan. Pastikan bahwa Anda mempunyai tabungan di bank dengan kondisinya yang nyaman, fasilitas lengkap, biaya administrasi rendah dengan bunga tabungan yang bersaing. Pisahkanlah rekening tabungan dengan rekening gaji.

Cobalah untuk bisa membentuk sejumlah dana cadangan, yaitu sejumlah dana yang sengaja disisihkan untuk membiayai pengeluran mendadak yang sifatnya darurat. Pada usia ini kebutuhan dana cadangan belum terlalu besar sehingga cukup mencadangkan sebesar 1 kali pengeluaran Ada perbulan. Anda bisa menempatkan rekening dana cadangan ini di rekening tabungan anda.

Mulai berpikir mengenai persiapan pensiun, walaupun masih jauh panggang dari api alias masih lama sekali Anda pensiun, tidak ada salahnya sudah mulai mempersiapkan sejak sekarang. Tidak pernah
ada kata terlalu cepat dan terlalu dini untuk persiapan pensiun. Jika perusahaan tempat Anda bekerja mempunyai program dana pensiun sendiri, bergabunglah, atau Anda bisa mengikuti program pensiun
Jamsostek dari pemerintah atau belilah program dana pensiun yang ditawarkan lembaga keuanga lain seperti bank dan perusahaan asuransi.Jangan membeli asuransi jiwa jika Anda belum mempunyai tanggungan atau terkecuali ada hutang yang harus dicover, namun pertimbangkanlah untuk mengambil asuransi kesehatan jika perusahaan tempat Anda bekerja tidak mencover biaya ini.

Di usia 30-an
Pada saat ini Anda mungkin sudah menikah. Karena itu perlu sekali mencover penghasilan Anda dengan asuransi jiwa apalagi jika sudah memiliki anak. Jangan sampai keluarga yang Anda tinggalkan mengalami derita finansial yang terlalu parah karena Anda meninggal terlalu cepat.
Dengan adanya anak, maka sudah saatnya mempersiapkan dana pendidikan anak. Anda bisa mempersiapkan dengan cara menabung di tabungan pendidikan, mengambil asuransi pendidikan atau ke dalam produk investasi lain.
Pertimbangkan juga untuk mengambil asuransi kesehatan yang lebih lengkap seperti asuransi yang mencover risiko kecelakaan, penyakit kritis, cacat tetap akibat kecelakaan, atau risiko-risko kesehatan lain yang belum dicover oleh tunjangan kesehatan dari perusahaan anda.
Jangan lupa untuk mencover harta benda Anda dengan asuransi kerugian seperti asuransi kendaraan juga asuransi kebakaran.
Pastikan bawah Anda mengambil cicilan kredit rumah atau KPR yang tidak terlalu memberatkan Anda. Sediakanlah waktu untuk membandingkan penawaran KPR antara bank yang satu dengan yang lain dan jangan malas untuk berburu rumah idaman Anda, agar sesuai antara budget dengan keinginan.
Jika Anda sudah mempunyai sejumlah harta, buat surat wasiat. Membuat surat wasiat sebenarnya mudah dan tidak mahal, tapi orang belum terbiasa sebab tidak tahu caranya. Padahal sangat penting dilakukan agar keluarga yang ditinggal tidak berebut harta warisan, juga memudahkan berbagai urusan administrasi bagi pasangan dan anak-anak. Sebaiknya tanyalah kepada teman yang ahli atau seorang notaris yang sudah berpengalaman dalam membuat surat wasiat.
Evaluasi terus program pensiun yang sudah Anda ikuti, pastikan telah memberikan return investasi sejumlah yang Anda harapkan.
Jika Anda masih bergulat dengan tagihan kartu kredit, berusahalah mengendalikan gaya hidup Anda dan secara bertahap lunasi tagihan tagihan tersebut. Paling tidak carilah cara-cara bagaimana agar
Anda bisa membayar cicilan itu dengan cara paling murah.
Tambah pengetahuan dan pengalaman Anda dalam berinvestasi,bersikap kreatif dan mulailah berinvestasi diluar produk bank. Carilah juga investasi dengan biaya murah, setoran investasi yang fleksibel,mudah diakses, pajak yang kecil bahkan kalau bisa bebas pajak, dan likuiditas.

Di usa 40-an
Berusahalah untuk meningkatkan setoran tabungan dan investasi setiap tahunnya terutama untuk persiapan pensiun. Pastikan setoran tabungan dan investasi selalu naik sesuai dengan kenaikan penghasilan Anda.
Setiap kali mendapatkan bonus atau THR,sisihkanlah terlebih dahulu untuk menambah investasi Anda.
Evaluasi lagi jumlah Uang Pertanggungan asuransi jiwa yang Anda
ambil, apakah jumlahnya sudah sesuai dengan apa yang dibutuhan untuk mengcover risiko kehilangan penghasilan anda.
Jika biaya hidup keluarga Anda telah berubah, naik atau turun, maka sebaiknya jumlah uang pertanggungan asuransi jiwanya harus disesuaikan.
Pastikan bahwa cicilan KPR Anda tetap berjalan dengan semestinya,sesuai dengan jadwal, simpanlah segala bukti pembayaran berikut catatan saldo terakhir dari hutang KPR Anda. Jika suku bunganya naik, dan karenanya jumlah cicilannya menjadi terlalu berat, bisa Anda pertimbangkan untuk memperpanjang jangka waktunya.Sebaliknya jika beruntung Anda memiliki sejumlah dana yang cukup besar, bisa dipertimbangkan untuk melakukan pelunasan KPR sebagian atau keseluruhnya dari sisa saldo KPR sekarang. Melakukan hal ini, bisa membuat Anda menghemat pembayaran bunga KPR, dan mempercepat waktu pelunasan.

Di usia 50-an
Disaat menjelang pensiun, ada baiknya Anda mengatahui saldo pensiun Anda yang terakhir, sehingga bisa melakukan evaluasi dan revisi jika dana yang terkumpul masih jauh dari target.
Review semua investasi Anda, jika hampir semua investasi Anda berisiko tinggi segeralah melakukan iversifikasi dan alokasikan secara proporsinal ke investasi yang risikonya lebih rendah.
Catat kapan cicilan KPR yang terakhir dan pastikan bahwa pembayaran cicilan KPR sudah selesai sebelum Anda pensiun.
Pertimbangkanlah untuk mengambil asuransi kesehatan hari tua, yang mengcover biaya-biaya kesehatan dan rawat inap di rumah sakit. Asuransi kesehatan hari tua atau longterm care insurance ini
benefitnya harus bisa dinikmati pada saat pensiun sampai seumur hidup Anda.

Di usia pensiun, 55 atau 60-an
Inilah saatnya untuk mengajukan klaim dana pensiun dari program pensiun yang Anda ikuti selama ini. Dana pensiun yang diikuti dari perusahaan tempat Anda bekerja biasanya akan memberikan seluruh total dana pensiun secara sekaligus didepan, sehingga Anda tinggal mengemabil sesuai dengan kebutuhan tiap bulan, dan menginvesatsikan sisanya agar terus berkembang kedalam instrument investasi yang tidak terlalu berisiko namun bisa memberikan pendapatan tetap setara dengan bunga.
Jika Anda mengiktui program pensiun yang diselenggrakan Jamsostek,segeralah mengajukan klaim kepada badan pemerintah ini. Anda bisa mengambil dua pilihan, apakah bisa diambil sekaligus atau mengambilnya secara bulanan seperti layaknya gaji. Jika Anda sempat beberapa kali pindah kerja, namun program pensiun Jamsostek pada perusahaan sebelumnya belum sempat Anda klaim, dan sudah terlanjur memulai yang baru, jangan segan-segan untuk mengajukan klaimnya.
Barangkali dulu pernah iseng mengikuti program pensiun yang ditawarkan oleh bank atau perusahaan asuransi. Jangan malu untuk mengajukan klaim hanya karena merasa uangnya tidak seberapa.
Sebab sedikit atau banyak pada masa usia ini jumlah berapapun akan sangat berarti.
Maksimalkan seluruh aset yang Anda miliki untuk segera bisa menghasilkan income untuk Anda. Misalnya jika Anda mempunyai tanah, bangunan atau kendaaraan yang menganggur, mungkin Anda bisa mengusahakan mendapatkan rental income dari aset-aset tersebut.
Berhati-hatilah pada investasi yang berisiko tinggi, karakternya yang fluktuatif kemungkinan besar kurang cocok dengan usia dan kesehatan Anda saat ini.
Periksa kembali surat wasiat Anda apakah sudah seperti yang Anda inginkan, buatlah perubahan jika perlu. Pastikan bawa pasangan dan anak-anak anda mengetahui tentang surat wasiat tersebut.
Pertimbangkan untuk menyisihkan sejumlah dana tunai untuk mempersiapkan dana kematian bagi Anda dan pasangan.Kedengarannya memang sangat tidak menyenangkan, tetapi tindakan ini akan sangat membantu keluarga sepeninggalnya anda.

Senin, 09 Februari 2015

Senyum Akar Kesuksesan



The secret of smile for your business



Apa yang terlintas di benak anda jika saya menyebut President Barack obama ?
yang terlintas di benak saya adalah senyumannya yang khas.
Tapi di sini saya tidak akan membahas tentang orang nomor satu di USA ini,saya akan coba mengangkat satu hal yang terkadang luput dari pendalaman arti dan maknanya,padahal hal ini adalah yang sering kita lakukan sehari-hari,dan juga bisa menjadi penentu kesuksesan kita.
Alangkah  senangnya perasaan ini jikalau melihat seseorang tersenyum kepada kita,perasaan nyaman dan senantias aman yang dirasakan,maka terciptalah sendi-sendi norma sosial, seperti ramah tamah,sopan santun,dan saling menghargai.
Seorang atasan akan lebih di hormati jika selalu bermurah senyum kepada bawahannya,senyum tidak akan mengurangi kewibawaannya,karyawan akan lebih loyal padanya dikarenakan dia adalah sosok pemimpin yang menyenangkan,dan mereka akan merasa nyaman bersamanya.
Seorang pedagang yang melayani pembelinya dengan senyuman akan membuat si pembeli terkesan dan bukan tidak mungkin akan kembali lagi di suatu saat dan menjadi pelanggannya.
Seseorang yang melakukan Direct selling yang menawarkan barang langsung kepada calon konsumen akan lebih di tanggapi calon pembeli jika di awali dengan senyuman,dari pada yang lebih mengutamakan trik atau kelihaian berbicara saja.
Dari beberapa contoh pernyataan di atas maka kita mengetahui apa yang menjadi awal sebuah kesuksesan,ya tentu saja "senyum".
Terkadang kita sering mengenyampingkan atau bahkan tidak pernah memperhatikan hal semacam ini,terlebih di dalam suatu komunitas atau sebuah organisasi perusahaan yang mana kesan ego dan persaingan semata yang di tonjolkan,tidak ada lagi norma persaingan sehat,tidak ada lagi yang namanya jiwa sportifitas.mungkin yang ada hanyalah "senyum simpul",senyum karena terpaksa,atau senyum karena tuntutan profesi.
Lantas di mana senyum ketulusan itu ?.senyum yang bisa mewakili kepribadian seseorang ?.
Jawabannya tentu ada dalam diri kita masing-masing,sejauh mana anda memahami tentang diri anda dan orang lain,dan sejauh mana persepsi anda mengenai tujuan-tujuan anda,kesuksesan diatas orang-orang yang simpati terhadap anda atau sukses di atas penderitaan orang lain sehingga antipati terhadap anda.

Pendekatan dari sisi psikologi bahwa senyuman itu adalah sebuah sinyal yang dipancarkan seseorang yang mengandung energi positip,dan sinyal itu akan di tangkap melalui indra visual seseorang yang akan ditransfer ke otak sehingga menimbulkan suatu reaksi yang membuat perasaan aman dan nyaman.maka bukan tidak mungkin orang akan merespon dan menanggapi kita dengan baik.
Seorang Aristoteles onasiss sukses dengan mengandalkan daya tarik pribadinya,kemampuannya untuk mendengarkan orang lain dan kepandaiannya untuk beradaptasi dengan berbagai golongan masyarakat.


"Jadikanlah senyum sebagai awai kesuksesan anda dan Jadikanlah senyuman di akhir puncak kesuksesan anda".


Jumat, 06 Februari 2015

Mencermati Pengeluaran Tersembunyi




 DUA POS PENGELUARAN "TERSEMBUNYI"


Dua hal yang terkadang luput dari pencermatan kita.
Seandainya saya minta Anda untuk menuliskan pengeluaran-pengeluaran apa saja yang rutin Anda lakukan sehari-hari ?  Pastinya Anda akan menuliskan anggara pengeluaran seperti makan, transpor, sekolah anak, telepon, air, listrik, dan lain sebagainya.  Iya, kan?
Betul. Tapi kalau kita perhatikan lagi, sebetulnya ada dua pos pengeluaran "tersembunyi". Pengeluaran ini mungkin jarang atau tidak pernah disebut, tapi hampir selalu muncul tiap bulannya. Situasi inilah yang biasanya sering menyebabkan banyak dari kita "terjebak" dalam hutang dan tidak bisa menabung.
Saya sarankan Anda untuk mengantisipasi munculnya dua pos pengeluaran tak terduga itu.


 Pos 1: Perbaikan

Ketika saya melakukan survey dan bertanya kepada mereka tentang kenapa mereka terjebak
ke dalam hutang ?, mereka kebanyakan menjawab , "Mobil saya rusak, dan saya harus mengeluarkan sejumlah uang untuk memperbaikinya. Terpaksa saya memakai kartu kredit untuk membayarnya.dan Sekarang saya harus menyicil setiap bulannya untuk melunasi hutang itu. Makanya sekarang saya tidak bisa menabung. Tapi segera setelah hutang itu beres, saya pasti bisa menabung dan keadaan keuangan saya akan membaik lagi."
Benar begitu? Tidak sepenuhnya. Mereka bekerja keras, untuk membayar tagihan kartu kredit itu, dan coba tebak apa yang terjadi berikutnya? Atap rumahnya bocor. Sementara keadaan sedang dimusim penghujan dan tidak bisa di biarkan begitu saja,dan sudah pasti harus mengeluarkan uang lagi untuk perbaikan.Mungkin tidak perlu menggunakan kartu kredit kalau hanya untuk membeli genteng di toko material, tapi tetap harus pakai uang juga kan? "Oke," katanya. "Segera setelah urusan genteng ini beres, dan hutang saya ke kartu kredit lunas, keadaan keuangan saya pasti jadi baik lagi."
Oh ya? Ternyata tidak juga. Mereka mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli genteng baru, sambil tetap membayar hutang kartu kredit. Tapi apa selanjutnya ?
- "Mesin cuci rusak? Wah, mesti panggil tukang servis nih. Bisa kerepotan kan kalau nyuci tanpa mesin cuci? Bisa pegal-pegal tangan ini."
 - "Televisi,mati! Waduh, nga ada hiburan nih di rumah. Mana acaranya bagus-bagus lagi. harus cepat dibawa ke tempat servis nih.Berapa pun ongkos perbaikannya yang penting tv nyala lagi."
- "Anaku sakit demam. Harus segera ke dokter nih.Belum lagi beli obat-obatannya."
-   Belum lagi bohlam putus, keran bocor, dan lain sebagainya.
Ada banyak contoh kejadian yang membuat Anda tidak bisa tinggal diam dan harus segera memperbaiki hal-hal seperti contoh di atas. Ya, begitulah hidup, ada banyak hal yang bisa terjadi.
Tapi tetap saja ketika sesuatu itu betul-betul terjadi, orang sering merasa kaget seolah-olah tidak menyangka hal itu akan terjadi.
Padahal sudah jelas: kalau Anda membeli TV, maka pasti ada suatu saat di mana televisi Anda akan rusak, kan? Begitu pula jika Anda membeli mesin cuci atau benda-benda elektronik lainnya.
Hidup ini penuh risiko. Hampir tiap bulan Anda pasti akan mengeluarkan uang untuk membiayai perbaikan-perbaikan tak terduga tersebut. Jadi kenapa Anda kaget dan mengatakan bahwa segera setelah Anda membayar segala perbaikan itu, keadaan keuangan Anda akan baik kembali?,padahal setiap bulannya pasti ada saja yang harus diperbaiki.
Saran saya, antisipasi masalah perbaikan ini dalam anggaran bulanan Anda.


 Pos 2: Hadiah

Apakah Anda termasuk orang yang suka membagikan amplop/anpaw ketika Hari Raya datang? membeli baju, celana atau sepatu baru untuk anak atau keponakan Anda? Nah, sekarang coba hitung berapa jumlah uang yang Anda keluarkan untuk itu. Itulah jumlah uang yang harus Anda keluarkan setahun sekali setiap Hari Raya datang. Belum lagi dengan acara ulang tahun? Siapa teman-teman yang Anda tahu akan berulang tahun bulan ini? Anda mungkin akan membelikan kado buat mereka. Jangan lupa pula dengan undangan pernikahan, Saya rasa tiap bulan Anda mungkin mendapatkan paling tidak dua sampai tiga undangan pernikahan di mana Anda  mau tidak mau  harus mengeluarkan amplop untuk diberikan kepada si pengantin baru.Juga dengan kelahiran anak. Siapa teman Anda yang akan melahirkan bulan ini? Siapa teman Anda yang akan melahirkan bulan depan?
Anda mungkin akan membelikan kado juga buat si anak yang baru saja lahir.
Singkatnya, ada banyak anggota keluarga atau teman Anda yang akan merayakan hari-hari seperti itu. Makin banyak teman atau anggota keluarga yang Anda miliki, maka makin banyak pula pemberian hadiah yang akan Anda berikan.
Jadi saran saya, antisipasi juga pengeluaran yang akan Anda lakukan untuk pembelian hadiah dalam anggaran bulanan keluarga Anda.


Catatan
Untuk hal pembelian barang-barang yang sifatnya memerlukan perbaikan seperti komponen properti/alat-alat rumah tangga,dan barang-barang elektronik.alangkah lebih baik untuk memperhatikan kualitas barang tersebut,jangan sampai anda membeli barang atau sparepart hanya dengan harga murah saja tetapi kualitas buruk,yang mengakibatkan barang itu tidak bertahan lama dan memerlukan perbaikan kembali,sehingga anda harus mengeluarkan uang kembali untuk reparasi kembali.Karena dengan kualitas barang yang baik,anda hanya mengeluarkan uang sekali saja untuk jangka waktu yang lama karna barang yang anda beli berkualitas dan bertahan lebih lama.

MENGENDALIKAN DIRI
Bicara soal pemberian hadiah, kenapa Anda tidak mengendalikan diri Anda dalam memberikan hadiah? Coba Anda ingat kembali, dalam tiga sampai enam bulan terakhir ada berapa uang yang telah Anda keluarkan untuk pemberian hadiah? Bisa jadi jumlahnya tak terduga. Mungkin Anda merasa bahwa Anda tidak punya pilihan lain. Anda merasa harus memberikan hadiah untuk orang-orang tersebut, karena hubungan Anda dengan mereka sangat dekat. Masalahnya, bagaimana jika kondisi keuangan Anda sedang sangat sulit? Katakanlah, Anda sedang mengalami masalah utang yang cukup serius. Dalam hal ini, saya sarankan Anda tidak mengeluarkan banyak uang untuk pos-pos pengeluaran yang sifatnya tidak wajib.Jangan hanya sekedar gengsi  atau malu sehingga memaksakan diri untuk membeli hadiah yang terlalu mahal yang tidak sesuai dengan apa yang kita anggarkan.
Tetapi bukan tidak mungkin kalau ada anggaran yang telah kita sisihkan untuk dana pemberian hadiah tersebut.


                                                                                                                       
                                                                                                                                

Sabtu, 31 Januari 2015

Kunci Rahasia Mark Zuckerberg

Rahasia kesuksesan Mark Zuckerberg dengan media sosialnya Facebook

Facebook adalah sebuah situs jejaring sosial media yang di dirikan oleh Mark zuckerberg kebangsaan Amerika dan di besarkan di kota New York.
Baca selengkapnya di http://id.wikipedia.org/wiki/Mark_Zuckerberg.
 
Ketertarikannya kepada keterbukaan,dan keinginannya untuk membuat sesuatu yang bisa membantu orang untuk terhubung dan berbagi menjadi impian sang programer ini.

Facebook di luncurkan pada tanggal 4 februari 2004, pada waktu itu hanya di peruntukan sebatas wilayah  kampusnya saja,kemudian merambah ke kampus universitas lain dan terus meluas hingga akhirnya menyebar keseluruh dunia.

Pengguna Facebook yang setiap harinya makin bertambah,setiap minggu dan setiap bulan terus menempati rating tertinggi,menjadikan kesuksesan besar bagi sang milliuner ini.





Facebook dengan desain yang minimalis juga navigasi-navigasi yang mudah digunakan ternyata Kunci kesuksesan Mark zuckerberg dengan facebooknya adalah terletak pada  tombol  "LIKE / SUKA" yang membuat media sosial facebook ini meroket dengan jumlah pengguna/user nya paling banyak.
Logikanya, apabila pengguna meng-up date status-nya di Facebook,kemudian ada yang menyukainya maka pengguna akan terus mengepostkan statusnya dikarenakan itu adalah hal yang menyenangkan,sementara hal-hal yang menyenangkan akan selalu dicari orang bukan ?. 

Lain ceritanya jika di Facebook terdapat tombol "DISLIKE /  TIDAK SUKA" tentu pengguna yang statusnya tidak di sukai karena satu dan lain hal, maka enggan untuk menuliskan lagi sesuatu di statusnya, karna hal ini merupakan sesuatu yang kurang menyenangkan,tentu akan berimbas pada pengguna yang kemungkinan besar secara perlahan akan meninggalkan Facebook.
Walaupun Mark zuckerberg tertarik dengan keterbukaan tetapi sampai kapan pun dia tidak akan pernah membubuhkan tombol 'DISLIKE' ini di Facebooknya.karena inilah management yang di terapkan Mark zuckerberg.

Management yang hebat bukan ?,sesuatu yang "kecil" tapi dampak yang luar biasa.



                                                                                                                     






Selasa, 20 Januari 2015

Kebebesan Finansial

Kebebasan Finansial memicu kebebasan  kinerja dan kebebasan investasi (waktu,tenaga, dan pikiran).
 Norma keberbasan di sini di tunjang dengan sistem manajemen yang handal dan akurat.
Apa itu kebebasan keuangan?
Jawaban singkat: Saat tabungan Anda cukup untuk menghidupi Anda sehingga Anda bisa berbalik dari kerja keras dan melangkah keluar dari pintu kantor tanpa menyesal sedikit pun. Jawaban panjangnya agak lebih kompleks sih.

kunjungi saja  @http://mywealth.co.id/topic/perencanaan-keuangan/kejar-impian-capai-kebebasan-keuangan/
Robert Kiyosaki. Dalam buku  berjudul ‘Rich Dad Poor Dad’ yang ditulisnya mengulas semua kunci tentang kebebasan finansial yang wajib dimiliki setiap orang.
Kebebasan finansial adalah mimpi bagi setiap orang di dunia. Orang yang telah mencapai kebebasan finansial tidak lagi takut dengan krisis finansial yang bisa membuatnya miskin. Kebebasan finansial dicapai dengan mendapatkan pendapatan pasif yang melebihi biaya hidup sehari–hari.

10 Kunci Kebebasan Finansial ala Robert Kiyosaki

  1. Ambil Tanggung Jawab Penuh

Pada poin ini, Kiyosaki mengungkapkan, setiap orang harus berani bertanggung jawab atas neraca keuangan mereka sendiri. Jadi, Anda perlu bertanggung jawab atas setiap keputusan pembelian atau penjualan yang berpengaruh terhadap neraca keuangan. Anda harus sadar setiap keputusan yang diambil akan berpengaruh terhadap rencana keuangan di masa yang akan datang. Misalnya, saat Anda membeli apartemen saat ini akan berbeda hasilnya di masa mendatang dibandingkan dengan Anda membeli mobil sekarang.
  1. Kontrol Pengeluaran

Kita hidup di zaman dimana manusia sangat konsumtif. Tantangan yang besar untuk mengendalikan pengeluaran pada zaman konsumtif sekarang tetapi Anda wajib untuk belajar mengendalikan pengeluaran Anda. Kebiasan Anda untuk mengatur pengeluaran sangat berpengaruh terhadap neraca keuangan Anda. Oleh karena itu, Anda perlu berpikir berulang kali sebelum menghabiskan uang Anda. Pada awalnya, Anda akan merasa cukup berat tetapi lama – lama Anda akan terbiasa mengendalikan pengeluaran yang pada akhirnya berdampak positif pada mimpi kebebasan finansial Anda.
  1. Anggaran Itu Sangat Penting

Membuat anggaran dan menghabiskan sesuai anggaran sangat penting untuk mencapai kebebasan finansial di masa yang akan datang. Anggaran akan memberikan Anda batasan dalam mengelola pendapatan dan mengontrol pengeluaran Anda. Apabila Anda ingin mengontrol neraca keuangan Anda maka anggaran adalah alat untuk mencapai tujuan Anda.
  1. Bayarlah Diri Anda Sendiri

Maksud dari pernyataan diatas adalah Anda perlu menabung sebagian uang. Tujuan dari menabung disini adalah untuk membuat Anda semakin kaya dan mencegah Anda menjadi lebih miskin. Lebih baik Anda menabung daripada Anda sibuk membayar cicilan kartu kredit atau cicilan pinjaman lainnya.  Hanya dengan menabung sekarang, Anda bisa berinvestasi di masa yang akan datang.
  1. Jangan Pernah Berutang

Utang adalah salah satu alasan kekhawatiran orang terhadap kegagalan neraca keuangan. Utang akan menggerogoti impian Anda. Berusahalah untuk bebas dari utang dan berusahalah untuk berkomitmen untuk hidup tanpa utang. Bebas utang merupakan salah satu syarat apabila Anda ingin mencapai kebebasan finansial.
  1. Sediakan Dana Darurat

Dana darurat disini artinya uang yang cukup digunakan untuk menjalani hidup selama 3 bulan. Tujuan dari dana darurat yaitu untuk memastikan Anda tidak berhutang ketika suatu kejadian yang tidak diinginkan terjadi. Dengan adanya dana darurat, Anda juga akan lebih tenang dalam menjalani hidup. Cara terbaik untuk menyediakan dana darurat adalah membuka sebuah rekening baru dan mulailah menabung untuk menyimpan dana darurat.
  1. Jangan Berhenti Belajar

Anda perlu terus menambah pengetahuan baru dalam  industri keuangan dan bagaimana industri tersebut bekerja. Anda perlu menambah pengetahuan finansial sebanyak – banyaknya. Anda bisa mulai dengan mempelajari satu topik terlebih dahulu misalnya anggaran rumah tangga. Anda bisa terus mempelajari setiap topik keuangan sehingga Anda bisa semakin pintar dalam mengelola keuangan.

  1. Miliki Tujuan Keuangan



 
Apabila tidak membuat rencana keuangan yang jelas maka Anda susah untuk mencapai kebebasan finansial. Apabila Anda ingin mempunyai bisnis yang besar maka mulailah untuk membuat perusahaan Anda sendiri. Selain itu, apabila Anda ingin menjadi investor maka belajarlah untuk memilih kesempatan investasi yang tepat dan ambil kesempatan itu secepatnya. Hanya dengan rencana keuangan yang jelas maka Anda bisa mengenali kemampuan terbaik Anda. Rencana keuangan juga bermanfaat untuk membuat Anda termotivasi menjalani hidup dan menjalankan hidup sesuai apa yang Anda mimpikan.

  1. Network Marketing

Network marketing membutuhkan biaya yang kecil untuk memulainya berbeda dengan bisnis yang membutuhkan investasi yang besar. Anda perlu menginvestasikan banyak uang dan waktu untuk membuat bisnis baru. Anda bisa memulai dengan network marekting untuk melatih kemampuan bisnis dan dasar langkah Anda untuk berpindah dari karyawan biasa menjadi pengusaha besar. Network marketing adalah salah satu cara untuk mencapai kebebasan finansial. Network marketing akan terus memberikan Anda pendapatan meskipun Anda sedang tidur atau berkeliling dunia.
10Sederhanakan hidup Anda
Dunia semakin rumit dari hari ke hari dengan berbagai desakan untuk mendapatkan uang sebanyak – banyaknya. Kebutuhan akan uang akan mengganggu hidup Anda sehingga pada akhirnya Anda kehilangan semangat dan jatuh dalam kemiskinan. Oleh karena itu, Anda perlu menyederhanakan hidup Anda dengan berpikirlah terbuka dan hilangkanlah berbagai hambatan dalam pikiran Anda.

Kunci dari kebebasan finansial sangat mudah yaitu dengan mengubah pendapatan tetap Anda menjadi pendapatan pasif atau pendapatan portofolio. Dengan prinsip ini, Anda akan mudah untuk mencapai kebebasan finansial.

Macam-macam Surat Izin Usaha




Macam Macam Surat Izin Usaha
  
Surat Izin Usaha merupakan surat persetujuan atau pemberian izin dari pihak berwenang dalam hal ini pemerintah atas penyelenggaraan suatu kegiatan usaha oleh seorang pengusaha atau suatu perusahaan.
 Berikut ini merupakan Jenis dan Macam Macam Surat Izin Usaha
 SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
 Merupakan surat izin yang diberikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada pengusaha untuk melaksanakan kegiatan usaha dibidang perdagangan dan jasa. Surat izin usaha perdagangan (SIUP) diberikan kepada para pengusaha, baik perseorangan, firma, CV, PT, koperasi, maupun BUMN.
 Kewajiban pemegang SIUP yaitu melaporkan kepada kepala kantor wilayah Departemen Perdagangan dan Industri atau kantor Departemen Perdagangan yang menerbitkan SIUP apabila perusahaan tidak melakukan lagi kegiatan perdagangan atau menutup perusahaan disertai dengan pembelian SIUP.
 Jenis SIUP
 SIUP Kecil wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
 SIUP Menengah wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
 SIUP Besar wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
 SITU (Surat Izin Tempat Usaha)
 Setiap perusahaan yang ada perlu dan harus mengurus SITU, demi keamanan dan kelancaran usahanya. SITU dikeluarkan oleh pemerintah Kabupaten atau Kotamadya sepanjang ketentuan-ketentuan Undang-Undang Gangguan mewajibkannya.
 Dalam menjalankan perusahaan, pengusaha yang bersangkutan wajib menaati syarat-syarat antara lain:
-       Keamanan
-       Kesehatan
-       Ketertiban
-       Syarat-syarat lain (mengutamakan tenaga kerja dari sekitarnya dan menjaga keindahan lingkungan, serta penghijauan)
NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
Setiap pribadi yang berpenghasilan diatas penghasilan tidak kena pajak (PTKP), dan badan usaha wajib atau harus mendaftarkan diri sebagai wajib pajak pada Kantor Pelayanan Pajak setempat dan akan diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Terhadap para wajib pajak yang tidak mendaftarkan dirinya sebagai wajib pajak dan mendaftarkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), akan dikenakan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor X Tahun 2000, yaitu sebagai berikut: “Barang siapa dengan sengaja tidak mendaftarkan dirinya atau menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP, sehingga dapat menimbulkan kerugian pada negara, dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya tiga tahun dan atau denda setinggi-tingginya empat kali jumlah pajak yang terutang atau yang kurang atau yang tidak dibayar.”
NRP (Nomor Register Perusahaan) atau TDP (Tanda Daftar Perusahaan)
Berdasarkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang wajib daftar perusahaan, maka perusahaan diwajibkan mendaftarkan ke kantor pendaftaran perusahaan, yaitu di Kantor Departemen Perdagangan setempat. NRP (Nomor Register Perusahaan) disebut juga TDP. NRP/TDP wajib dipasang di tempat yang mudah dilihat oleh umum. Nomor NRP/TDP wajib dicantumkan pada papan nama perusahaan dan dokumen-dokumen yang dipergunakan dalam kegiatan usaha.
 AMDAL (Analisis Mengenal Dampak Lingkungan)
AMDAL adalah suatu hasil studi yang dilakukan dengan pendekatan ilmiah, dipandang dari beberapa sudut pandang ilmu pengetahuan, yang merupakan dampak penting usaha atau kegiatan yang terpadu yang direncanakan terhadap lingkungan hidup dalam suatu kesatuan hamparan ekosistem dan melibatkan kewenangan lebih dari satu instansi yang bertanggung jawab.

Pengertian Pasar Modal



Pengertian Pasar Modal

Dalam perekonimian suatu negara, pasar Modal memiliki peran sangat penting sebagai sarana bagi pendanaan usaha perusahaan. Perusahaan memperoleh modal untuk mengembangkan usaha , ekspansi, penambahan modal kerja dan lain-lain. Selain itu pasar modal menjadi sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi pada instrument keuangan seperti saham, obligasi, reksa dana, dan lain-lain
Pasar Modal adalah kegiatan yang berhubungan dengan perdagangan modal, seperti obligasi dan efek. Fungsi Pasar modal sendiri adalah sebegai penghubung investor, perusahaan dan institusi pemerintah melalui perdagangan instrumen keuangan jangka panjang. Menurut beberapa ahli seperti Husnan (2003) adalah pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjual-belikan, baik dalam bentuk hutang maupun modal sendiri, baik yang diterbitkan oleh pemerintah, public authorities, maupun perusahaan swasta. Sunariyah, (2000 : 4) juga menambahkan pasar modal adalah suatu pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham, obligasi-obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa para perantara pedagang efek
Dalam Undang-Undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995 mengatur tentang Pasar Modal dan mendefinisikan pasar modal sebagai “kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan perdagangan Efek, Perusahaan Publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek.