Jumat, 06 Februari 2015

Mencermati Pengeluaran Tersembunyi




 DUA POS PENGELUARAN "TERSEMBUNYI"


Dua hal yang terkadang luput dari pencermatan kita.
Seandainya saya minta Anda untuk menuliskan pengeluaran-pengeluaran apa saja yang rutin Anda lakukan sehari-hari ?  Pastinya Anda akan menuliskan anggara pengeluaran seperti makan, transpor, sekolah anak, telepon, air, listrik, dan lain sebagainya.  Iya, kan?
Betul. Tapi kalau kita perhatikan lagi, sebetulnya ada dua pos pengeluaran "tersembunyi". Pengeluaran ini mungkin jarang atau tidak pernah disebut, tapi hampir selalu muncul tiap bulannya. Situasi inilah yang biasanya sering menyebabkan banyak dari kita "terjebak" dalam hutang dan tidak bisa menabung.
Saya sarankan Anda untuk mengantisipasi munculnya dua pos pengeluaran tak terduga itu.


 Pos 1: Perbaikan

Ketika saya melakukan survey dan bertanya kepada mereka tentang kenapa mereka terjebak
ke dalam hutang ?, mereka kebanyakan menjawab , "Mobil saya rusak, dan saya harus mengeluarkan sejumlah uang untuk memperbaikinya. Terpaksa saya memakai kartu kredit untuk membayarnya.dan Sekarang saya harus menyicil setiap bulannya untuk melunasi hutang itu. Makanya sekarang saya tidak bisa menabung. Tapi segera setelah hutang itu beres, saya pasti bisa menabung dan keadaan keuangan saya akan membaik lagi."
Benar begitu? Tidak sepenuhnya. Mereka bekerja keras, untuk membayar tagihan kartu kredit itu, dan coba tebak apa yang terjadi berikutnya? Atap rumahnya bocor. Sementara keadaan sedang dimusim penghujan dan tidak bisa di biarkan begitu saja,dan sudah pasti harus mengeluarkan uang lagi untuk perbaikan.Mungkin tidak perlu menggunakan kartu kredit kalau hanya untuk membeli genteng di toko material, tapi tetap harus pakai uang juga kan? "Oke," katanya. "Segera setelah urusan genteng ini beres, dan hutang saya ke kartu kredit lunas, keadaan keuangan saya pasti jadi baik lagi."
Oh ya? Ternyata tidak juga. Mereka mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli genteng baru, sambil tetap membayar hutang kartu kredit. Tapi apa selanjutnya ?
- "Mesin cuci rusak? Wah, mesti panggil tukang servis nih. Bisa kerepotan kan kalau nyuci tanpa mesin cuci? Bisa pegal-pegal tangan ini."
 - "Televisi,mati! Waduh, nga ada hiburan nih di rumah. Mana acaranya bagus-bagus lagi. harus cepat dibawa ke tempat servis nih.Berapa pun ongkos perbaikannya yang penting tv nyala lagi."
- "Anaku sakit demam. Harus segera ke dokter nih.Belum lagi beli obat-obatannya."
-   Belum lagi bohlam putus, keran bocor, dan lain sebagainya.
Ada banyak contoh kejadian yang membuat Anda tidak bisa tinggal diam dan harus segera memperbaiki hal-hal seperti contoh di atas. Ya, begitulah hidup, ada banyak hal yang bisa terjadi.
Tapi tetap saja ketika sesuatu itu betul-betul terjadi, orang sering merasa kaget seolah-olah tidak menyangka hal itu akan terjadi.
Padahal sudah jelas: kalau Anda membeli TV, maka pasti ada suatu saat di mana televisi Anda akan rusak, kan? Begitu pula jika Anda membeli mesin cuci atau benda-benda elektronik lainnya.
Hidup ini penuh risiko. Hampir tiap bulan Anda pasti akan mengeluarkan uang untuk membiayai perbaikan-perbaikan tak terduga tersebut. Jadi kenapa Anda kaget dan mengatakan bahwa segera setelah Anda membayar segala perbaikan itu, keadaan keuangan Anda akan baik kembali?,padahal setiap bulannya pasti ada saja yang harus diperbaiki.
Saran saya, antisipasi masalah perbaikan ini dalam anggaran bulanan Anda.


 Pos 2: Hadiah

Apakah Anda termasuk orang yang suka membagikan amplop/anpaw ketika Hari Raya datang? membeli baju, celana atau sepatu baru untuk anak atau keponakan Anda? Nah, sekarang coba hitung berapa jumlah uang yang Anda keluarkan untuk itu. Itulah jumlah uang yang harus Anda keluarkan setahun sekali setiap Hari Raya datang. Belum lagi dengan acara ulang tahun? Siapa teman-teman yang Anda tahu akan berulang tahun bulan ini? Anda mungkin akan membelikan kado buat mereka. Jangan lupa pula dengan undangan pernikahan, Saya rasa tiap bulan Anda mungkin mendapatkan paling tidak dua sampai tiga undangan pernikahan di mana Anda  mau tidak mau  harus mengeluarkan amplop untuk diberikan kepada si pengantin baru.Juga dengan kelahiran anak. Siapa teman Anda yang akan melahirkan bulan ini? Siapa teman Anda yang akan melahirkan bulan depan?
Anda mungkin akan membelikan kado juga buat si anak yang baru saja lahir.
Singkatnya, ada banyak anggota keluarga atau teman Anda yang akan merayakan hari-hari seperti itu. Makin banyak teman atau anggota keluarga yang Anda miliki, maka makin banyak pula pemberian hadiah yang akan Anda berikan.
Jadi saran saya, antisipasi juga pengeluaran yang akan Anda lakukan untuk pembelian hadiah dalam anggaran bulanan keluarga Anda.


Catatan
Untuk hal pembelian barang-barang yang sifatnya memerlukan perbaikan seperti komponen properti/alat-alat rumah tangga,dan barang-barang elektronik.alangkah lebih baik untuk memperhatikan kualitas barang tersebut,jangan sampai anda membeli barang atau sparepart hanya dengan harga murah saja tetapi kualitas buruk,yang mengakibatkan barang itu tidak bertahan lama dan memerlukan perbaikan kembali,sehingga anda harus mengeluarkan uang kembali untuk reparasi kembali.Karena dengan kualitas barang yang baik,anda hanya mengeluarkan uang sekali saja untuk jangka waktu yang lama karna barang yang anda beli berkualitas dan bertahan lebih lama.

MENGENDALIKAN DIRI
Bicara soal pemberian hadiah, kenapa Anda tidak mengendalikan diri Anda dalam memberikan hadiah? Coba Anda ingat kembali, dalam tiga sampai enam bulan terakhir ada berapa uang yang telah Anda keluarkan untuk pemberian hadiah? Bisa jadi jumlahnya tak terduga. Mungkin Anda merasa bahwa Anda tidak punya pilihan lain. Anda merasa harus memberikan hadiah untuk orang-orang tersebut, karena hubungan Anda dengan mereka sangat dekat. Masalahnya, bagaimana jika kondisi keuangan Anda sedang sangat sulit? Katakanlah, Anda sedang mengalami masalah utang yang cukup serius. Dalam hal ini, saya sarankan Anda tidak mengeluarkan banyak uang untuk pos-pos pengeluaran yang sifatnya tidak wajib.Jangan hanya sekedar gengsi  atau malu sehingga memaksakan diri untuk membeli hadiah yang terlalu mahal yang tidak sesuai dengan apa yang kita anggarkan.
Tetapi bukan tidak mungkin kalau ada anggaran yang telah kita sisihkan untuk dana pemberian hadiah tersebut.


                                                                                                                       
                                                                                                                                

1 komentar:

  1. Hello Am Mrs, ANGELA TAYLOR Am pemberi pinjaman pinjaman yang sah dan dapat diandalkan memberikan pinjaman
    pada syarat dan ketentuan yang jelas dan dimengerti pada tingkat bunga 2%. dari
    $ 20.000 sampai $ 10,000000 USD, Euro dan Pounds Hanya. Saya memberikan Kredit Usaha,
    Pinjaman Pribadi, Pinjaman Mahasiswa, Kredit Mobil Dan Pinjaman Untuk Bayar Off Bills. jika kamu
    membutuhkan pinjaman apa yang harus Anda lakukan adalah untuk Anda untuk menghubungi saya secara langsung
    di: angelataylorloanfirm@hotmail.com
    Tuhan Memberkatimu.
    Salam,
    Mrs Angela taylor
    Email: angelataylorloanfirm@hotmail.com


    Catatan: Semua balasan harus kirim ke: angelataylorloanfirm@hotmail.com

    BalasHapus